KEBERADAAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM RPP BIOLOGI SMA KELAS X BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI KOTA YOGYAKARTA
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui keberadaan keterampilan proses sains (KPS) ditinjau
dari aspek materi pembelajaran dan jenis item KPS dalam RPP, serta mengetahui
perbedaan jenis dan persentase keberadaan KPS dalam RPP kegiatan lapangan dan
RPP kegiatan laboraturium biologi SMA Kelas X di Kota Yogyakarta. Penelitian
ini merupakan penelitian analisis isi (content analysis) dengan cara meneliti
dokumen RPP guru tanpa melihat proses pelaksanaannya di kelas. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh RPP Biologi SMA Kelas X dari sekolah SMA di Kota
Yogyakarta yang sudah menerapkan Kurikulum 2013. Sampel penelitian ditentukan
secara purposive sampling yaitu RPP dengan kegiatan lapangan dan kegiatan
laboraturium. Jumlah sampel adalah sebanyak 20 RPP, meliputi 10 RPP kegiatan
lapangan dan 10 RPP kegiatan laboraturium. Instrumen telah divalidasi muka oleh
Dosen Pembimbing (Expert Judgement). Pengambilan data diperoleh dari instrumen
penelitian yaitu berupa lembar observasi isi RPP, melalui tiga orang panelis
yang telah memenuhi syarat. Kehandalan data ketiga panelis dihitung menggunakan
rumus Kanonik Krippendorff. Analisis data menggunakan pedoman penskoran dan
statistika deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa KPS telah dikembangkan
pada berbagai materi pembelajaran dalam RPP dengan persentase keberadaan yang
relatif sama yaitu RPP Fungi(75,00%); RPP Ruang lingkup biologi dan RPP
Protista(70,83%) serta RPP Plantae(66,67%). Jenis item KPS yang memiliki
persentase keberadaan paling tinggi adalah item keterampilan mengomunikasi,
sedangkan yang terendah adalah item keterampilan mengorganisasi dan
menganalisis data. Tidak terdapat perbedaan pada jenis item keterampilan proses
sains yang ada dalam RPP kegiatan lapangan dan RPP kegiatan laboraturium.
Perbedaan hanya nampak dalam hal persentase keberadaan keterampilan proses
sainsnya, namun perbedaan persentase tersebut dikatakan tidak signifikan karena
nilai persentase yang relatif sama yaitu RPP kegiatan laboraturium (72,92%) dan
RPP kegiatan lapangan (68,75%).
Penulis: Ika Feby Putriana,
slamet Suyanto, suratsih
Kode Jurnal: jpbiologidd170085