PENERAPAN PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII- A SMP MUHAMMADIYAH 2 BATU
ABSTRAK: Guided inquiry atau
inkuiri terbimbing adalah salah satu pembelajaran inkuiri yang dalam
pelaksanaannya guru menyediakan bimbingan atau petunjuk cukup luas kepada
siswa. Sebagaian perencaannya dibuat oleh guru, siswa tidak merumuskan problem
atau masalah. Permasalahan yang dihadapi adalah semangat siswa masih kurang
ketika proses pembelajaran berlangsung, kurangnya keinginan dan keberanian
bertanya ketika ada permasalahan terhadap materi yang akan disampaikan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan penerapan pembelajaran Guided
Inquiry untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA pada siswa kelas
VIII-A SMP Muhammadiyah 2 Batu (2)
Mendeskripsikan peningkatan motivasi pada siswa kelas VIII-A Muhammadiyah 2
Batu (3) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA pada siswa kelas VIII-A
SMP Muhammadiyah 2 Batu.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK).
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tempat dan waktu penelitian
dilaksanakan pada tanggal 25 Nopember- 12 Desember 2013 di SMP Muhammadiyah 2
Batu. Sasaran dalam penelitian ini
adalah siswa kelas VIII-A yang berjumlah 21 siswa. Metode pengumpulan data
menggunakan lembar observasi, tes dan hasil belajar, sedangkan motivasi belajar
siswa dianalisis menggunakan teori ARCS yang terdiri dari 4 aspek Attention (perhatian), Relevance (keterkaitan), Self condition (kepercayaan
diri), Satisfaction (kepuasan). Hasil belajar dianalisis dengan menggunakan
ketuntasan belajar. Ketuntasan belajar masing-masing siswa disesuaikan dengan
KKM sekolah yaitu 75.
Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan persentase rata-rata dari
hasil belajar siswa yang meliputi penyajian masalah, membuat hipotesis,
melakukan percobaan, menjelaskan hasil data, membuat kesimpulan adalah 70,26%.
Setelah dilakukan perbaikan tindakan siklus II rata-rata dari hasil belajar
siswa 80,72%. Jadi meningkat sebesar 10,46%. Berdasarkan angket motivasi, dari
siklus I ke siklus II terdapat peningkatan pada aspek attention sebesar 10,78%,
relevance 13,09%, self condition 7,13% dan satisfaction meningkat sebesar
12,41%.
Penulis: Dyah Ayu
Ratnaningrum, Lise Chamisijatin, Nur Widodo
Kode Jurnal: jpbiologidd150818