PENERAPAN MODEL EXPERIENTAL LEARNING PADA MATERI LUAS DAN KELILING PERSEGIPANJANG DI KELAS VII-I SMP NEGERI 22 SURABAYA
Abstract: Proses pembelajaran
akan bermakna jika siswa bisa mengkonstruksi pengetahuan mereka sendiri tentang
konsep yang dipelajari. Belajar akan berkesan bagi siswa ketika siswa mengalami
apa yang mereka pelajari dan dapat menjadikan pengalaman itu sebagai panutan
dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu pada proses pembelajaran perlu penerapan
model pembelajaran yang diharapkan dapat membuat siswa terlibat dalam kegiatan
pembelajaran mereka, salah satunya yaitu model Experiental Learning.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif - kuantitatif dengan
menggunakan pendekatan One Shot Case Study. Penelitian ini dilaksanakan di SMP
Negeri 22 Surabaya yang berlangsung selama 3 kali pertemuan yang pelaksanaannya
sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh peneliti,
yaitu pada tanggal 11,14 dan 15 April 2014. Subjek pada penelitian ini adalah
siswa - siswi kelas VII – I berjumlah 36 siswa, dengan 14 siswa laki-laki dan
22 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini
antara lain metode pengamatan, metode tes dan metode angket. Data yang
diperoleh dari penelitian ini yaitu data kemampuan guru dalam mengelola
pembelajaran yang diperoleh dari lembar pengamatan kemampuan guru dalam
mengelola pembelajaran, data hasil belajar yang diperoleh melalui soal tes
hasil belajar dan respons siswa yang diperoleh melalui lembar angket respons
siswa.
Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru
dalam mengelola pembelajaran adalah sangat baik dengan skor rata-rata 3,5,
83,33% siswa mencapai ketuntasan individual atau dengan kata lain ketuntasan
klasikal telah tercapai dan respons siswa terhadap penerapan model Experiental
Learning adalah positif.
Penulis: YESSY ANGGRAENI
KUSUMA
Kode Jurnal: jpmatematikadd141196