MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SELF REGULATION: RANAH KOGNITIF, MOTIVASI DAN METAKOGNISI
ABSTRAK: Artikel ini membahas
tentang Self Regulation atau yang lebih dikenal dengankemampuan pengaturan
diri. Self regulation dapat ditinjau dari ranah kognitif,motivasi dan
metakognisi. Pada ranah kognitif lebih dikenal dengan istilahkemampuan self
regulation yang dapat diukur menggunakan instrumen tes yang indikatornya butir
soalnya disesuaikan dengan materi yang akan diujikan. Sedangkan ranah motivasi
dan metakognisi dapat diukur menggunakan skala sikap serta lembar observasi. Penelitian ini
menggunakan metode penelitiandeskriptif dengan tipe studi kasus. Beberapa
temuan dari artikel ini diantaranya:(1) kemampuan self regulation umumnya telah
dimilik oleh setiap individutermasuk siswa, (2) pengembangan kemampuan self
regulation maupun sikap yang mengarah pada pengaturan diri yang baik dapat
ditunjang oleh berbagai faktor di sekitar siswa/mahasiwa seperti guru, orang
tua, lingkungan, dan kemampuan dasar siswa/mahasiswa itu sendiri, (3)
siswa/mahasiswa yangmemiliki self regulation tinggi umumnya akan menunjukkan
prestasi belajar yang tinggi juga.
Penulis: Diah Prawitha Sari
Kode Jurnal: jpmatematikadd141442