Keragaman Struktur Butir Amilum, Kadar Tepung, dan Clustering Delapan Taksa Tanaman Berumbi di Desa Simo Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi
Abstract: Desa Simo Kecamatan
Kendal Kabupaten Ngawi memiliki banyak area kebun, ladang, dan sawah. Kondisi
ini mendukung tumbuhnya berbagai umbi. Tujuan dari penelitian ini adalah
mengetahui keragaman struktur butir amilum, kerapatan sel idioblas, kadar
tepung, dan clustering (pengelompokan) delapan taksa tanaman berumbi di Desa
Simo Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi. Sampel umbi yang digunakan 8 taksa umbi
yaitu garut (Marantha arundinacea L.), suweg (Amorphophallus campanulatus Bl.),
ubi jalar (Ipomea batatas L.), ubi kayu (Manihot esculenta Cranzt), talas
(Colocasia esculenta (L.) Schott.), gadung (Dioscorea hispida Dennst.), ganyong
(Canna edulis Ker.), dan uwi (Dioscorea alata L.). Umbi yang sudah dikoleksi
diamati karakter morfologi umbi, struktur butir amilum, kerapatan sel idioblas,
kadar tepung, dan clustering (pengelompokan). Data kerapatan sel yang
mengandung butir amilum dianalisis dengan SPSS16 for Windows. Analisis
clustering (pengelompokan) menggunakan software PAST. Bentuk butir amilum
delapan taksa umbi antara lain: bulat, oval, segitiga, setengah lingkaran,
bersudut, dan tidak beraturan. Kerapatan sel yang mengandung butir amilum
tertinggi umbi talas (66,33 ± 14,74) sel/mm2. Kadar tepung tertinggi umbi
gadung (9,53 ± 2,08%). Berdasarkan analisis clustering terdapat enam kelompok
yaitu kelompok pertama uwi, kedua suweg dan gadung, ketiga ubi jalar, keempat
ubi kayu dan talas, kelima ganyong, dan keenam garut.
Penulis: Aprila Kumala Sari,
Serafinah Indriyani, Gustini Ekowati, Jati Batoro
Kode Jurnal: jpbiologidd170030