KARAKTERISASI PROFIL ZONA PELUSIDA MANUSIA (HOMO SAPIENS) MENGGUNAKAN ANALISIS IN SILICO

ABSTRAK: Tahapan awal yang paling penting dalam fertilisasi mamalia adalah ikatan antara sel telur dan sperm yang dilanjutkan terbentuknya zigot dan terjadi perkembangan individu baru. Pada mamalia, zona pelusida merupakan lapisan ekstraseluler sel telur. Lapisan ini sangat penting dalam proses pengenalan secara langsung yang dimediasi oleh interaksi gamet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil zona pelusida manusia secara in silico, untuk mengetahui posisi O-linked dan N-linked pada sekuen ZP manusia (Homo sapiens) serta memprediksi interaksi antara ZP dengan ADAM 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis in silico.Profil Protein Zona pelusida dilakukan dengan cara data mining di database UNIPROT. Eksplorasi profil dilakukan pada pencarian fungsi utama protein, lokasi protein, tempat ekspresi, struktur protein,dan juga protein yang berinteraksi dengan zona pelusida. Informasi dasar tersebut kemudian dikomparasi agar diketahui peranan protein yang paling krusial. Penentuan sisi potensial O-linked dan N-linked pada sekuen ZP manusia dianalisis menggunakan O dan N-Glycosylationsites prediction. Interaksi ZP dengan ADAM 2 menggunakan moleculer docking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil zona pelusida (ZP) secara in silico diperoleh bahwa ZP3 berperan sebagai reseptor primer yang berperan dalam ikatan dengan spermatozoa pada oosit dan menginduksi reaksi akrosom. ZP memiliki sisi potensial pada N-glikosilasi maupun O-glikosilasi, namun memiliki jumlah yang berbeda.
Kata kunci: Zona Pelusida manusia, N-glikosilasi, O-glikosilasi, in silico
Penulis: Nurul Jadid Mubarakati, Saimul Laili
Kode Jurnal: jpbiologidd170010

Artikel Terkait :