IDENTIFIKASI PROSES BERPIKIR SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MEMBUKTIKAN DUA SEGITIGA KONGRUEN BERDASARKAN PERBEDAAN GENDER
Abstract: Proses berpikir
siswa dalam menyelesaikan soal perlu diketahui guru untuk membantu siswa
meminimalkan terjadinya kesalahan yang sama dalam menyelesaikan soal sekaligus
meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah. Masalah yang dimaksud
dalam penelitian ini berupa soal pembuktian dua segitiga yang kongruen. Subjek
dalam penelitian ini adalah 6 siswa kelas IX SMP. Untuk mengetahui bagaimana
proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah maka peneliti menggunakan
analisis deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah tes tulis dan pedoman wawancara. Data yang sudah diperoleh kemudian
dianalisis sehingga diperoleh hasil bahwa siswa perempuan dalam menyelesaikan
soal pembuktian dua segitiga yang kongruen cenderung menggunanakan proses
berpikir predikatif dan untuk siswa laki-laki dengan kemampuan tinggi dan
sedang dalam menyelesaikan soal pembuktian dua segitiga yang kongruen cenderung
menggunakan proses berpikir fungsional, sedangkan untuk siswa laki-laki dengan
kemampuan rendah cenderung menggunakan proses berpikir predikatif..
Penulis: INDAH KUSUMAWATI
Kode Jurnal: jpmatematikadd141223