IDENTIFIKASI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA SMA KELAS XI DALAM PEMECAHAN MASALAH KONTEKSTUAL MATERI MEAN DITINJAU DARI KECERDASAN LINGUISTIK

Abstrak: Komunikasimatematika merupakan sarana untuk berbagi ide dan mengklarifikasi pemahaman siswa terhadap matematika. Melalui komunikasi, siswa dapat mengekspresikan pemikiran mereka terkait matematika baik secara tertulis maupun lisan. Adanya perbedaan tingkat kecerdasan linguistik yang dimiliki siswa memungkinkan terjadinya perbedaan kemampuan dalam mengkomunikasikan ide dan gagasan dalam matematika.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematika lisan dan tulis siswa dalam memecahkan masalah kontekstual ditinjau dari kecerdasan linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, karena ditujukan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematika tulis dan lisan siswa dalam memecahkan masalah. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI SMA. Subjek penelitian adalah tiga orang siswa, terdiri dari satu siswa kecerdasan linguistik tinggi (ARJ), satu siswa kecerdasan linguistik sedang (MSP), dan satu siswa kecerdasan linguistik rendah (SP). Instrumen yang digunakan adalah Angket Identifikasi Kecerdasan Linguistik (AIKL), Tes Kemampuan Komunikasi Matematika Tulis (TKKMT), dan pedoman wawancara.
Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) ARJ menuliskan informasi dalam tahap memahami masalah dengan tidak akurat, tidak lengkap, namun lancar serta menyebutkan dengan akurat, lengkap dan lancar. Menuliskan dan menyebutkan informasi dalam tahap merencanakan penyelesaian masalah dengan akurat, lengkap dan lancar. Menuliskan dan menyebutkan informasi dalam tahap melaksanakan penyelesaian masalah dengan akurat, lengkap, dan lancar. 2) MSP menuliskan informasi dalam tahap memahami masalah dengan tidak akurat, lengkap, namun lancar serta menyebutkan dengan akurat, lengkap dan lancar. Menuliskan dan menyebutkan informasi dalam tahap merencanakan penyelesaian masalah dengan akurat, lengkap dan lancar. Menuliskan dan menyebutkan informasi dalam tahap melaksanakan penyelesaian masalah dengan tidak akurat, lengkap, dan lancar. 3) SP menuliskan dan menyebutkan informasi dalam tahap memahami masalah dengan akurat, tidak lengkap, tidak lancar. Menuliskan dan menyebutkan informasi dalam tahap merencanakan penyelesaian masalah dengan tidak akurat, tidak lengkap dan tidak lancar. Menuliskan dan menyebutkan informasi dalam tahap melaksanakan penyelesaian masalah dengan akurat, lengkap, dan tidak lancar.
Kata kunci: komunikasi matematika lisan dan tulis, kecerdasan linguistic
Penulis: Lila Ambarwati, Rini Setianingsih
Kode Jurnal: jpmatematikadd160223

Artikel Terkait :