EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA
Abstract: Tujuan penelitian
ini yaitu untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasi belajar lebih
baik diantara model pembelajaran kooperatif tipe TPSatau pembelajaran langsung,
(2) manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik di antara siswa yang
mempunyai kemandirian belajar tinggi, sedang, atau rendah, (3) pada
masing-masing tingkatan kemandirian belajar (tinggi, sedang, dan rendah),
manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik antara model pembelajaran
kooperatif tipe TPS atau pembelajaran langsung. Penelitian ini termasuk
penelitian eksperimental semu dengan desain factorial 2x3. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Negeri Se-Kota Yogyakarta Semester I tahun pelajaran 2011/2012. Teknik
pengambilan sampel dilakukan dengan carastratified cluster random sampling.
Banyak sampel adalah 195 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan
data adalah angket kemandirian belajar siswa dan tes prestasi belajar
matematika. Uji coba angket meliputi validitas isi, konsistensi internal dan
reliabilitas. Uji coba tes prestasi meliputi validitas isi, tingkat kesukaran,
daya beda dan reliabilitas. Untuk uji normalitas menggunakan uji Lilliefors,
uji homogenitas menggunakan uji barlett. Uji keseimbangan yang digunakan yaitu
anava satu jalan dengan sel tak sama. Analisis tes prestasi matematika menggunakan
analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis diperoleh
kesimpulan bahwa: (1) Prestasi belajar matematika dengan model pembelajaran
kooperatiftipe TPS memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada model
pembelajaran langsung, (2) Siswa yang kemandirian belajarnya tinggi mempunyai
prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa dengan kemandirian belajar
sedang dan rendah, sedangkan siswa yang kemandirian belajarnya sedang mempunyai
prestasi belajar yang sama dengan siswa dengan kemandirian belajar rendah, (3)
Pada siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi, model pembelajaran
kooperatif tipe TPS memberikan prestasi belajar yanglebih baik daripada model
pembelajaran langsung. Selain itu, pada siswa dengan kemandirian belajar sedang
dan rendah model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan pembelajaran langsung
memberikan prestasi belajar yang sama.
Penulis: Annis Deshinta
Ayuningtyas
Kode Jurnal: jpmatematikadd150926