PENGGUNAAN METODE SINGLE INDEX MODEL DALAM MENENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL TAHUN 2012-2015 (STUDI PADA SAHAM-SAHAM YANG TERDAFTAR DALAM INDEKS IDX30 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE FEBRUARI 2012 - AGUSTUS 2015)
ABSTRAK: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja saham IDX30 berdasarkan ERB,
mengetahui besarnya proporsi dana masing-masing saham agar terbentuk portofolio
optimal, mengetahui besarnya expected return dan risiko dari portofolio optimal.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Galeri Investasi Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Sampel dalam penelitian ini adalah
sebanyak 13 saham. Hasil dari penelitian ini menunjukkan analisis kinerja saham
tertinggi yang diukur dari Excess Return to Beta (ERB) pada tahun 2012 adalah PGAS, tahun 2013
adalah UNVR, tahun 2014 adalah BBCA, tahun 2015 adalah UNVR. Proporsi dana
masing-masing saham agar terbentuk portofolio optimal tahun 2012 adalah PGAS
(26,60%), INDF (44,13%), CPIN (10,80%), INTP (10,70%), SMGR (7,77%), pada tahun
2013 adalah UNVR (65,41%), dan INDF (34,59%), pada tahun 2014 adalah BBCA
(14,74%), BBNI (29,54%), GGRM (8,84%), PGAS (35,88%), BBRI (9,65%), BMRI
(1,36%), sedangkan pada tahun 2015 hanya ada satu perusahaan yaitu UNVR
sehingga proporsi dananya 100%. Return ekpektasi portofolio yang akan diperoleh
investor pada tahun 2012 adalah sebesar 3,03% dengan risiko sebesar 0,04%,
return ekspektasi pada tahun 2013 sebesar 1,93% dengan risiko sebesar 0,06%,
return ekpektasi pada tahun 2014 sebesar 3,38% dengan risiko sebesar 0,02%.
Penulis: Tri Ratna Adiningrum,
Raden Rustam Hidayat, Sri Sulasmiyati
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd160972