PENGARUH HARGA MINYAK MENTAH DUNIA, INFLASI, SUKU BUNGA (CENTRAL BANK RATE), DAN NILAI TUKAR (KURS) TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM SEKTOR PERTAMBANGAN DI ASEAN (STUDI PADA INDONESIA, SINGAPURA, DAN THAILAND PERIODE JULI 2013 – DESEMBER 2015)
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk menjelaskan pengaruh harga minyak mentah dunia, inflasi, suku
bunga (central bank rate), dan nilai tukar (kurs) terhadap indeks harga saham
sektor pertambangan di ASEAN dengan periode Juli 2013 – Desember 2015. Seluruh
data dianalisis menggunakan teknik penelitian analisis regresi linier berganda
dengan uji asumsi klasik untuk mendapatkan hasil BLUE (Best Linier Unbiased
Estimation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga minyak mentah dunia,
inflasi, suku bunga (central bank rate), dan nilai tukar (kurs) berpengaruh
simultan terhadap indeks harga saham sektor pertambangan di Indonesia dan
Singapura. Harga minyak mentah dunia dan nilai tukar (kurs) berpengaruh parsial
terhadap indeks harga saham sektor pertambangan di Indonesia dan Singapura,
sedangkan di Thailand hanya nilai tukar (kurs) yang berpengaruh parsial
terhadap indeks harga saham sektor pertambangan di Thailand.
Kata Kunci: harga minyak
mentah dunia, inflasi, suku bunga (central bank rate), nilai tukar (kurs),
indeks harga saham sektor pertambangan, ASEAN
Penulis: Noel Pardede, Raden
Rustam Hidayat, Sri Sulasmiyati
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd160942