PARRTISIPASI MASYARAKAT KECAMATAN KALIBAWWANG DALAM GERAKAN BELA-BEELI KULOON PROGO

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat Kecamatan Kalibawang dalam Gerakan “Bela-Beli Kulon Progo” beserta faktorpendukung dan penghambatnya. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.Informan penelitian yaitu Bupati Kulon Progo, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo, Kepala Bagian Industri Disperindag dan ESDM Kabupaten Kulon Progo, Kepala Bagian Tanaman Pangan Dinas Pertanian danKehutanan Kabupaten Kulon Progo, Staf bagian Teknologi Informasi (TI) dan Humas Kabupaten Kulon Progo, Staf Bagian Pengkajian Teknologi Pertanian Kantor Ketahanan Pangan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan(KP4K), Staf Bagian Keuangan Kecamatan Kalibawang, Staf Bagian Ekonomi Pembangunan Kecamatan Kalibawang, Pengumpul Pengolah Penyaji DataPertanian (P3D) staf KP4K di Kecamatan Kalibawang, Penyuluh pertanian stafDinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Kulon Progo di Kecamatan Kalibawang, Ketua kelompok tani, dan masyarakat Kecamatan Kalibawang. Peneliti merupakan instrumen utama penelitian.Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakantriangulasi sumber. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1)Partisipasi masyarakat Kecamatan Kalibawang sudah kelihatan tetapi belum optimal (2)Bentuk kegiatanpartisipasi masyarakat Kecamatan Kalibawang adalah dalam menggerakkan sumber daya masyarakatnya (3)Bentuk partisipasinya tergolong partisipasi mandiri (4)Terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat dalampartisipasi masyarakat Kecamatan Kalibawang dalam Gerakan “Bela-Beli Kulon Progo”
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Gerakan “Bela-Beli Kulon Progo”
Penulis: FELIX ARBERD N  
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd151941

Artikel Terkait :