JAMINAN KENYAMANAN PEJALAN KAKI DALAM TATA KELOLA TRANSPORTASI (TRASPORTATION GOVERNANCE) DI KOTA YOGYAKARTA
Abstrak: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui dan memahami jaminan kenyamanan pejalan kaki dalam tata kelola
transportasi (transportation governance) di Kota Yogyakarta.
Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.
Penelitian ini berlokasi di Kota Yogyakarta, dengan subjek penelitian mengambil
perwakilan dari tiga stakeholders yaitu Pemerintah Kota Yogyakarta (SPKD dan
Kecamatan), Swasta (GIZ dan PT Jogja Tugu Trans) dan Masyarakat (KPBB, WALHI
Yogyakarta dan Paguyuban PKL). Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri.
Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi.
Teknik triangulasi sumber digunakan mengecek keabsahan data penelitian dengan
membandingkan jawaban dari berbagai sumber dengan pertanyaan yang serupa.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan governance belum berjalan dengan baik
sehingga belum dapat menjamin kenyamanan pejalan kaki. Meskipun telah
disepakati program yang berkenaan untuk memberikan jaminan tersebut seperti
kegiatan kota layak pejalan kaki, rencana pedestrianisasi Malioboro dan
penyediaan moda angkutan terintegrasi. Penyebab governance belum berjalan baik
karena terdapat kendala seperti ketergantungan stakeholders terhadap peran
pemerintah, keterbatasan peran swasta dan masyarakat, koordinasi antar SKPD
kurang, masih adanya pelanggaran hak pejalan kaki, dan sektor transportasi yang
belum mendukung. Hal tersebut membuat governance belum memenuhi prinsip-prinsip
governance yang baik diantaranya rule of law, responsiveness, kesetaraan,
efektifitas dan efisiensi dan akuntabilitas.
Penulis: RAHMADANI EFENDI
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd141593