IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN SINTANG (Studi Kasus Pada Kantor Manggala Agni Daerah Operasi Sintang)
Abstract: Tujuan penelitian
ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan kebijakan pengendalian
kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sintang. Permasalahan mengenai
pengendalian kebakaran hutan dan lahan di daerah ini cukup menarik untuk
diteliti mengingat masih sering terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga
kebijakan tersebut dalam pengimplementasiannya masih belum optimal. Seperti
kebiasaan petani dan perusahaan perkebunan yang melakukan pembakaran
hutan/lahan dalam membuka lahan disamping biayanya murah dan menghemat tenaga
juga lebih cepat yang tidak memakan waktu terlalu banyak; standar dan tujuan
kebijakan terkait pengendalian kebakaran hutan/lahan masih belum optimal, masih
terdapat pihak yang membakar hutan/lahan dalam membuka lahan pertanian dan
perkebunan; belum optimalnya partisipasi dari masyarakat (petani dan
perusahaan) dalam mendukung upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang
dilihat dari pengkoordinasian kerjasama antara masyarakat dan implementor;
ketersediaan sumber daya belum mencukupi dimana sumber daya manusia masih minim
dan sarana prasarana pemadaman belum memadai; akses jalan yang belum memadai; penegakan hukum masih belum
tegas, karena tidak dapat mencipatakan efek jera bagi pelaku pembakaran. Dalam
penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori implementasi menurut Van Metter
dan Van Horn yang meliputi standar dan sasaran kebijakan, sumber daya,
karakteristik organisasi, komunikasi antar organisasi terkait dan
kegiatan-kegiatan pelaksanaan, sikap pelaksana (disposisi), dan lingkungan
sosial, ekonomi dan politik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam
pelaksanaan kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten
Sintang masih belum dapat membebaskan Kabupaten Sintang dari kebakaran hutan
dan lahan. Untuk itu, dalam hal ini implementasi kebijakan tidak hanya
bergantung pada keenam variabel yang dikemukakan oleh Van Metter dan Van Horn,
namun juga diperlukan peran dan dukungan dari masyarakat yang turut mendukung
untuk menyukseskan implementasi kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan
lahan di Kabupaten Sintang.
Penulis: YOTI MEYSELA HARYANI
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd161186