Hubungan antara Self-efficacy dan Hardiness dengan Work engagement pada Anggota DPRD Kota Surakarta
ABSTRAK: Work engagement
adalah suatu keadaan positif mengenai pemenuhan pekerjaan yang berupa
keterlibatan secara fisik, kognitif dan emosional selama menjalankan peran
kerjanya. Sumber Daya Manusia yang memiliki engagement terhadap pekerjaannya
akan membantu tercapainya tujuan dari organisasi tempatnya bekerja. Pada
anggota DPRD Kota Surakarta, work engagement yang tinggi akan membantu
tercapainya tiga fungsi DPRD, yaitu fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.
Work engagement pada suatu individu dipengaruhi oleh berbagai variabel,
diantaranya yaitu self-efficacy dan hardiness. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan hardiness dengan work
engagement, hubungan antara self-efficacy dengan work engagement, dan hubungan
antara hardiness dengan work engagement pada anggota DPRD Kota Surakarta.
Populasi dalam penelitian ini merupakan 45 anggota DPRD Kota Surakarta
periode 2014-2019. Sampling yang digunakan adalah total sampel. Sampel
penelitian berjumlah 44 anggota DPRD Kota Surakarta. Instrumen yang digunakan
adalah skala work engagement, skala self-efficacy, dan skala hardiness.
Hasil analisis regresi berganda menunjukkan nilai Fhitung sebesar 3,066
(< Ftabel 3,18) dengan p > 0,05, dan nilai R = 0,361. Nilai R2 dalam
penelitian ini sebesar 0,130 atau 13%, dimana sumbangan efektif self-efficacy
sebesar 10,49% dan sumbangan efektif hardiness sebesar 2,50%. Secara parsial,
tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan work
engagement (rx1y = 0,276), p > 0,05; serta tidak terdapat hubungan antara
hardiness dengan work engagement (rx2y = 0,108), p > 0,05.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara self-efficacy dan hardiness dengan work engagement, antara
self-efficacy dengan work engagement, dan antara hardiness dengan work
engagement pada anggota DPRD Kota Surakarta. Peningkatan kualitas aspek
dedication dan aspek absorption akan berpengaruh terhadap tingkat work engagement
yang tinggi.
Penulis: Nugraini Aprilia,
Aditya Nanda Priyatama, Pratista Arya Satwika
Kode Jurnal: jppiodd150057