EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT, PENGELUARAN DAN PENERIMAAN KAS (STUDI PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT KAWAN MALANG)
ABSTRAK: Kredit yang
disalurkan oleh bank merupakan bagian terbesar dari aset yang dimiliki oleh
bank bersangkutan, pendapatan yang berasal dari penerimaan bunga kredit
merupakan sumber pendapatan terbesar bank. Apabila pemberian kredit berjalan
dengan baik, maka bunga kredit dapat mencapai 70% sampai 90% dari keseluruhan
pendapatan bank Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan
sistem pemberian kredit, sistem akutansi pengendalian intern atas pengeluaran
kas dan peneriman kas. Metode penelitian memakai metode deskriptif adalah
metode yang digunakan untuk mendapatkan gambaran tentang situasi atau
fenomena-fenomena yang terjadi dan membuat analisis serta membuat kesimpulan.
Hasil penelitian Proses pemberian kredit diawali dengan pengajuan kredit oleh
nasabah berdasarkan persyaratan yang sudah dibuat oleh bank, langkah berikutnya
adalah melakukan verifikasi terhadap data administrasi yang diajukan oleh
nasabah, Setelah disetujui maka akan dilakukan pemberian kredit dengan
dibuatkan buku tabungan untuk melakukan pencairan kredit. pada BPR Kawan
terdapat pengeluaran kas kecil dan kas besar. Pengeluaran kas kecil digunakan
untuk pengeluaran dana oprasional surveyor. pengeluaran kas besar digunakan
untuk melakukan pembiayaan kredit yang diajukan oleh nasabah. Sistem penerimaan
kas juga dibagi terdiri dari, penerimaan kas kecil yang berasal dari pembayaran
denda oleh nasabah yang jatuh tempo dan penerimaan kas tunai yang berasal dari
pembayaran cicilan kredit rutin.
Kata Kunci: pengendalian
intern, sistem dan prosedur auntansi, kredit, bank perkreditan rakyat,
pengeluaran kas, penerimaan kas
Penulis: Iqbal Tawaqal, Nengah
Sudjana, Fransisca Yaningwati
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd160922