EFEKTIVITAS ORGANISASI DALAM PROGRAM INOVASI KELURAHAN (PIK) DI KELURAHAN MARIANA KECAMATAN PONTIANAK KOTA
Abstract: Penelitian ini
membahas permasalahan tentang efektivitas organisasi Program Inovasi Kelurahan
(PIK) di Kelurahan Mariana. Pihak yang bersangkutan kurang koordinasi dalam proses pelaksanaan kegiatan menyebabkan tidak
adanya monitoring dan pengawasan dari pihak Kelurahan terhadap program ini,
selain itu masyarakat tidak dilibatkan secara langsung dalam penentuan tema PIK
yang akan dilaksanakan. Akibat dari hal tersebut hasil produksi PIK berupa
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) tersebut tidak maksimal dan program tidak dapat
dinikmati dalam jangka panjang. Melalui penulisan skripsi ini, peneliti bermaksud agar organisasi yang terbentuk bisa
lebih efektif sehingga pelaksanaan PIK akan berjalan sesuai dengan ketentuan
dan tujuan pelaksanaan program tersebut . Peneliti menggunakan teori pengukuran
efektivitas organisasi dari Gibson
dengan indikatornya produksi, efesiensi, kepuasan, keadaptasian serta
keberlangsungan hidup. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Penelitian deskriptif yang dilakukan dengan metode kualitatif, yaitu dengan
menjelaskan secara sistematis serta memaparkan gambaran dan penjelasan dari
variabel yang diteliti, yaitu efektivitas organisasi. Peneliti menemukan bahwa
organisasi yang terbentuk dari PIK belum efektif, hal ini berdasarkan hasil
penelitian yang menyatakan bahwa hasil produksi TOGA (Tanaman Obat Keluarga)
secara kuantitas lebih rendah dibandingkan dengan hasil tanaman sayur-mayur
yang diproduksi oleh masyarakat. Penyebabnya adalah sebagian dari sarana dan
prasarana yang telah disediakan tidak digunakan dengan maksimal, seperti bibit
TOGA yang tidak ditanam secara keseluruhan. Selain itu, sarana komunikasi dan
koordinasi antarpihak kelurahan dan masyarakat tidak dilaksankan secara
intensif. Akibat dari komunikasi dan koordinasi yang tidak berjalan dengan
baik, maka pemilihan tema PIK yang ditentukan kurang tepat sasaran karena
menggunakan tema yang telah gagal dalam pelaksanaan sebelumnya. Oleh karena
itu, dampak penggunaan tema berpengaruh terhadap keberlangsungan program yang
tidak dapat dinikmati dalam waktu lama. PIK tidak dapat dilaksanakan dalam
waktu jangka panjang. Saran peneliti ialah meningkatkan koordinasi dan
komunikasi antar pihak yang terlibat dalam PIK, yaitu BAPPEDA (Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Pontianak, Kecamatan Kota Pontianak,
Kelurahan Mariana, SKPD-SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang bersangkutan
serta kelompok-kelompok masyarakat yang terlibat agar dapat berjalan sinergi
sesuai dengan tujuan PIK tersebut.
Kata-kata Kunci: Efektivitas,
Organisasi, Produksi, Efesiensi, Kepuasaan, Keadaptasian, Keberlangsungan hidup
Penulis: YULIANTI
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd161142