ANALISIS ASEAN BANKING INTEGRATION FRAMEWORK (ABIF) UNTUK KINERJA PERBANKAN DI ASEAN (STUDI PERBANKAN PADA FILIPINA, INDONESIA, MALAYSIA, SINGAPURA, DAN THAILAND TAHUN 2012 - 2014)
ABSTRAK: ASEAN Banking
Integration Framework (ABIF) merupakan kerangka integrasi perbankan yang
diciptakan ASEAN untuk mendukung pelaksanan ASEAN Economic Community (AEC).
Kesiapan perbankan Indonesia akan dinilai berdasarkan analisis indikator dan
rasio keuangan terpilih. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis
kesiapan perbankan Indonesia dibandingkan dengan negara Filipina, Malaysia, Singapura,
dan Thailand dalam menghadapi ABIF. Jenis penelitian yang digunakan adalah
explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitan ini
menggunakan sampel jenuh. Sampel penelitian adalah tiga bank yang memiliki aset
terbesar pada tahun 2014 pada masing – masing negara. Teknik analisis data yang
digunakan berdasarkan pada distribusi data yang di uji menggunakan
Kolmogorov-Smirnov Test. Penelitian ini menggunakan uji ANOVA dan uji Kruskal
Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada
rasio CCA, NIM, EEA, LDR, ROA, ROE, dan AGR perbankan di negara Filipina,
Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Hasil penelitian juga menunjukkan
bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio CAR, RORA, NPL, dan LOA
perbankan pada kelima negara. Rata – rata rasio keuangan CCA, RORA, NIM, ROA,
dan ROE perbankan Indonesia lebih baik dari pada keempat negara lainnya. Rasio
CAR, NPL, EEA, LOA, LDR, dan AGR perbankan Indonesia masih kurang baik
dibandingkan keempat negara lainnya.
Penulis: Haris Ahmad Hasan,
Suhadak, Sri Sulasmiyati
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd161161