TASAWUF SEBAGAI BASIS TASAMUH: Dari Social Capital menuju Masyarakat Moderat
Abstrak: Artikel ini mencoba
mengupas artikulasi tasa>muh} sebagai upaya pengakuan terhadap segala bentuk
perbedaan. Tasamuh dapat eksis jika terdapat pengakuan terhadap keragaman
pemikiran. Oleh karenanya, eksistensi tasa>muh} akan bermakna apabila ia
hadir dalam realitas yang plural. Di sisi lain, artikulasi tasa>muh} dapat pula
dihadirkan dari nilai-nilai tasawuf, yakni dengan menempatkan realitas Tuhan
sebagai cermin kehidupan. Fenomena alam semesta adalah wujud manifestasi Tuhan.
Oleh karenanya, seluruh fenomena alam sesungguhnya sudah diakui eksistensinya
oleh Tuhan, karena Ia yang menciptakannya. Ketika artikulasi tasa>muh}
dihadirkan melalui pemahaman tersebut, maka ia dapat menjadi modal sosial (social
capital) guna membangun tatanan sosial yang lebih moderat.
Penulis: Said Aqiel Siradj
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd130279