REPRESENTASI FOTO KELUARGA: EKSPRESI SENI KONTEMPORER PADA ABAD KE-21
ABSTRACT: Kata yang paling
banyak mengalami redefinisi sekarang ini adalah seni dan budaya. Seni dan
budaya saling keterkaitan, jika seni mengalami perubahan persepsi dan interpretasi demikian pula sebaliknya. Salah
satu penemuan yang menakjubkan di dunia ini adalah ditemukannya fotografi.
Dalam ranah seni, fotografi mengalami perdebatan panjang untuk di kategorikan
sebagai suatu medium Seni Rupa. Pada era Modernisme, fotografi berfungsi
sebagai ‘pelayan’ seniman, sedangkan pada era Postmodernisme seniman sebagai
fotografer, dan pada era Seni Kontemporer saat ini, fotografer adalah seniman. Foto keluarga merupakan artefak dan
dokumentasi dari perjalanan sejarah
kehidupan sebuah keluarga dengan segala dinamikanya. Berdasarkan kajian
literatur dan kategori Seni Kontemporer
Charlotte Cotton maka foto keluarga termasuk di dalam delapan kategori tersebut, khususnya pada kategori
kelima, “Intimate Life”. Pada abad ke-21 ini, kemajuan teknologi digital
mempengaruhi kemajuan kamera dan
teknologi percetakan sehingga menghasilkan suatu budaya digital, yang
menghasilkan pergeseran paradigma fotografi dari sakral kearah provan sekaligus
banal.
Penulis: Mira Sutrisna,
Setiawan Sabana
Kode Jurnal: jpantropologidd150096