PERTUNJUKAN JONGGAN DALAM KONTEKS SOSIAL KEMASYARAKATAN SUKU DAYAK KANAYATN
ABSTRACT: Jonggan merupakan
pertunjukan tari tradisi masyarakat suku Dayak Kanayatn. Tarian ini disajikan
untuk penyambutan tamu terhormat. Pertunjukan Jonggan terkait dengan berbagai
hajat ritual dan hajat sosial masyarakat, antara lain Naik Dango (Ritual panen
padi), perkawinan, dan Gawai Dayak (pesta rakyat). Tarian ini biasa ditarikan
oleh kaum tua dan muda, laki-laki dan perempuan, tetapi biasanya dihadiri oleh
sebagian besar orang tua, karena di dalamnya disajikan pantun-pantun lama yang
berisi petuah, moral, agama, dan pandangan hidup. Penelitian Jonggan ini
menggunakan pendekatan etnografi untuk mencatat perilaku estetik dan perilaku
sosial budaya dalam pertunjukan Jonggan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa
anak muda lebih suka menari berpasangan untuk membangun komunikasi dalam acara
Jonggan dari pada harus berbalas pantun. Sentuhan emosional, kegembiraan muncul
sebagai ungkapan kebersamaan, pribadi, dan komunal yang memberikan gambaran
nyata dari hubungan yang berkembang antara emosi pribadi. Gejala pertunjukan
menunjukkan terjadinya interaksi dan integrasi sosial yang bermuara pada
terbangunnya kohesi sosial masyarakat.
Penulis: Turyati
Kode Jurnal: jpantropologidd150095