RELIGIOUS TRANSFORMATION OF SENI DODOD AT MEKAR WANGI VILLAGE SOUTH BANTEN
ABSTRACT: Selama proses
transformasi budaya ditemukan adanya persinggungan antara seni tradisi dengan
seni modern di luar wilayah seni Dodod. Dewasa ini terbentuk Gubahan Seni Dodod
yang berfungsi sebagai sarana upacara perkawinan dan khitanan. Proses
enkulturasi dilakukan secara formal di sekolah dengan menerapkan Gubahan Seni
Dodod sebagai materi pembelajaran seni budaya. Pe nerapan Seni Dodod dalam
bentuk asli serta gubahannya merupakan pewarisan non formal yang dilakukan di
sanggar Seni Dodod, kalangan remaja, dan warga desa. Pemaknaan religiusitas
Seni Dodod terekspresikan dalam
kehidupan masyarakat desa Mekar Wangi, didasarkan pada pemak naan yang
dilakukan oleh para pimpinan pondok pesantren. Pemaknaan didasarkan pada
penjelasan, yang menerangkan, menampakkan, menyibak, serta merinci tujuh ayat
AlQur’an, yang melahirkan pemaknaan pada keutuhan ragam gerak, kostum yang
digunakan, syair pantun Lutung Kasarung, dan mantra atau do’a yang digunakan
dalam Seni Dodod, serta Seni Dodod sebagai kebudayaan dan kesenian Islam.
Tampaknya kedudukan Seni Dodod dewasa ini mengalami pergeseran yang semula
sebagai sarana ritual pertanian, kini menjadi bagian penting dalam upacara
perkawinan dan khita nan, namun tidak sampai menjadi seni yang sekular.
Penulis: Yuliawan Kasmahidayat
Kode Jurnal: jpantropologidd120068