PERUBAHAN, KEBUDAYAAN, DAN AGAMA: PERSPEKTIF ANTROPOLOGI KEKUASAAN
Abstract: Perubahan,
kebudayaan, dan agama, merupakan temayang menarik untuk dikaji secara
antropologis mengingatmasyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI)merupakan masyarakat majemuk dalam segala aspekkehidupan. Bagaimana
perubahan, kebudayaan, dan agamamenjadi sumber konflik dalam kehidupan
berasyarakat diIndonesia. Tulisan ini menelusuri kedudukan perubahan,kekuasaan,
dan agama melalui penelusuran kepustakaanuntuk memahami nilai analitis yang
bersifat heuristikdalam konteks antropologi kekuasaan.Sejak keberadaan manusia
di muka bumi,manusia selalu bertanya tentang asal-usul
keberadaannya,kehidupannya, dan keberadaannya nanti setelah kematian.Manusia
berupaya menjawab pertanyaan tersebutmelalui berbagai cara di antaranya melalui
agama danilmu pengetahuan. Namun agama menyediakan surgadan neraka, serta ilmu
pengetahuan melahirkan berbagaikemudahan dan efek samping yang menimbulkan
kerugianbagi manusia sehingga manusia selalu diselimuti olehperasaan takut.
Dalam kondisi seperti itu, banyak pihakyang karena kekuasaannya mengklaim
kelompoknyasebagai ahli surga sedangkan kelompok lain adalah ahlineraka.
Penulis: Wa Ode Sifatu
Kode Jurnal: jpantropologidd140154