PERBEDAAN PERSEPSI ANTARA MAHASISWA SENIOR DAN JUNIOR MENGENAI PROFESI AKUNTAN PADA PROGRAM S1 REGULER PAGI DAN PROGRAM S1 REGULER SORE
Abstrak: Dunia pendidikan
memiliki peran vita dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terhadap
tingkat profesionalisme, terutama sejak memasuki tingkat universitas.
Pendidikan akuntansi bertujuan untuk menghasilkan mahasiswa akuntansi
profesional, seperti akuntan publik, akuntan manajemen, akuntan pajak dan
pendidikan akuntansi lainnya dalam dunia kerja, dapat menghasilkan program
profesional di bidang akuntansi. Ada beberapa jenis profesi yang dapat
dijalankan oleh sarjana akuntansi, yaitu sebagai anon-publik akuntan dan
akuntan publik (akuntansi perusahaan, pendidik akuntan dan akuntan pemerintah).
Keempat profesi dapat dilakukan oleh lulusan Akuntansi-1 S yang ada di
Perguruan Tinggi Keberadaan profesi akuntan ganda untuk lulusan ini menunjukkan
bahwa lulusan akuntansi dapat memilih profesi tertentu dalam dunia kerja.
Mahasiswa sarjana akuntansi sebagai profesi akuntansi potensial dapat
mempertimbangkan apa yang mereka akhirnya akan hidup.Penelitian ini bertujuan
untuk melihat apakah ada perbedaan persepsi antara mahasiswa senior dan junior
mengenai profesi akuntan pada pagi S-1 Reguler dan S-1 Evening Universitas
Semarang Reguler. Pengukuran variabel dalam penelitian ini menggunakan skala
Likert jenis ordinal sedangkan alat analisis yang digunakan adalah Mann-Whitney
U-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S-1 Pagi Program Reguler persepsi
mahasiswa senior dan junior untuk profesi akuntansi tidak ada perbedaan. Baik
program S-1 Reguler persepsi mahasiswa senior dan junior untuk profesi
akuntansi juga ada perbedaan. Bila dibandingkan antara pagi S-1 reguler dengan
S-1 Evening Reguler.
Penulis: Dian Indriana TL ,
Febrina Nafasati
Kode Jurnal: jpantropologidd090003