PENGARUH BUDAYA ETIS ORGANISASI DAN ORIENTASI ETIKA TERHADAP SENSITIVITAS ETIKA DENGAN KOMITMEN PROFESI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI EMPIRIS PADA AUDITOR INDEPENDEN DI SEMARANG)
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris dan menganalisis pengaruh
budaya etis organisasi dan orientasi etika (idealisme dan relativisme) baik
secara langsung terhadap sensitivitas etika maupun dengan komitmen profesi
sebagai variabel moderasi.
Obyek penelitian yang diambil adalah auditor independen yang bekerja di
Kantor Akuntan Publik di kota Semarang. Unit analisis dalam penelitian ini
adalah auditor independen yang dipilih sebagai responden dengan metode
convenience sampling sebanyak 67 orang. Kemudian setelah melalui uji kualitas
data yang meliputi uji validitas dan uji reliabilitas serta serangkaian uji
asumsi klasik, pengujian hipotesis dilakukan dengan moderated regression
analysis.
Adapun temuan dari penelitian ini adalah bahwa secara parsial budaya etis
organisasi, idealisme dan relativisme terbukti berpengaruh signifikan terhadap
sensitivitas etika. Demikian juga komitmen profesi sebagai variabel moderasi
juga terbukti mampu memperkuat interaksi antara budaya etis organisasi,
idealisme dan relativisme dengan sensitivitas etika. Besarnya adjusted R square
yang dihasilkan dalam studi ini adalah sebesar 75,5%.
keywords: organizational
ethical culture, idealism, relativism, commitment to professional, ethical
sensitivity
Penulis: Abdul Karim
Kode Jurnal: jpantropologidd110040