PENDIDIKAN POLITIK DALAM KUASA SIMBOLIK KAJIAN MENGENAI DINAMIKA POLITIK ANAK MUDA YANG TERGABUNG DALAM PARTAI POLITIK DI KOTA MALANG
ABSTRACT: Saat ini dunia
perpolitikan kerap memperoleh stigma negatif akibat tindakan-tindakan oknum
kader di dalamnya. Maka tak heran apabila masyarakat terutama kaum muda makin
apatis dengan hal-hal yang berbau politis. Namun rupanya masih ada anak-anak
muda yang masih memiliki kepedulian bahkan bergabung dengan partai politik. Pun
demikian di Kota Malang dimana salah satu partai politik memiliki cukup banyak
kader muda. Bahkan beberapa di antara mereka berhasil untuk masuk daftar calon
legislatif pada Pemilu 2014 lalu. Menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan biografi digunakan untuk memperoleh data dan menganalisa
keterlibatan anak-anak muda tersebut dalam dunia politik. Terutama terkait
pendidikan politik yang didapatkan mereka selama di partai. Menggunakan model
purposive, pemilihan informan dalam penelitian kali ini lebih menitikberakan
pada anak muda yang bergelut di dalam dunia politik. Namun rupanya masih
terdapat ketimpangan yang anak-anak muda tersebut rasakan selama berada di
partai. Masih terdapat kesenjangan antara mereka yang senior dan yang muda. Hal
tersebut yang kemudian memunculkan kekerasan simbolik pada anak-anak muda
tersebut. Terlebih di dalam tubuh partai politik dimana kerap kali sering
muncul perebutan kekuasaan antar elit. Sementara mereka yang muda hanya menjadi
pendukung atau bahkan penonton semata.
Penulis: Nanda Harda Meiji
Kode Jurnal: jpsosiologidd160375