NILAI-NILAI INSTRUMENTAL EKONOMI ISLAM DALAM PERBANKAN SYARIAH
Abstract: Dalam pengembangan
analisis ekonomi Islam ada dua metode, yaitu istihsan dan istihlah memainkan
yang peranan yang penting. Namun demikian akibat dari ekonomi modern yang telah
sedemikian berkembang di atas landasan paradigma materialisme dan pengabaian
nilai-nilai masalah-masalah lain juga muncul. Dalam kasus ini, bagaimana
menurunkan ekonomi Islam modern dari syariah, telah menjadi pertanyaan dari
banyak kalangan. Islamisasi ilmu ekonomi merupakan salah satu alternatif yang
ditawarkan sebagai solusi dari pertanyaan tersebut. Sejauh perkembangannya
telah terdapat sejumlah pemikiran metodologi ilmu ekonomi Islam yang
dilontarkan para pemikir Muslim. Pemikiran tentang metodologi ilmu ekonomi
Islam yang digagas oleh Mohammad Anas Zarqa adalah pemikiran yang disampaikan
dengan cukup sistematis, namun demikian konsep pemikiran ini belum begitu
banyak dipahami dan diaplikasikan dalam pengembangan ekonomi Islam, khususnya
di Indonesia.
Penulis: Imam Fuadi Alidrus
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd120261