MENGUAK NILAI-NILAI MAGIS PADA TRADISI PACU JALUR DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Abstract: Keberadaan Magis
seolah-olah menjadi kebutuhan bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Pada
tinjauan sejarahnya, magis sudah ada sebelum Islam masuk ke Indonesia yang oleh
masyarakat seringkali digunakan untuk banyak ritual seperti, penyembuhan
penyakit, mencari jodoh, memperoleh kekayaan, dan sebagainya. Hal ini berlanjut
sampai ke tataran dunia modern saat ini. Perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi tidak mampu menghapus fenomena tersebut secara keseluruhan karena
banyak sekali suatu tradisi yang hidup di masyarakat sudah menjadi darah daging
yang sulit dihilangkan. Namun, pada akhirnya praktik magis yang terjadi di
masyarakat cenderung mengesampingkan nilai dan norma dalam Islam. Fenomena
Magis juga terdapat pada Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi dalam rangka
prosesi Pacu Jalur dimulai dari perencanaan pembuatan jalur sampai jalur
dilombakan setiap tahunnya di sungai atau Batang Kuantan
Penulis: Silawati, Aslati
Kode Jurnal: jpantropologidd140121