LUKISAN IVAN SAGITA “MAKASIH KOLLWITZ” (2005) DALAM SEJARAH SENI LUKIS MODERN INDONESIA: TINJAUAN IKONOGRAFI DAN IKONOLOGI
ABSTRACT: Penelitian ini
menganalisis karya seni lukis berjudul “Makasih Kollwitz” (2005), yang dilu-
kis oleh Ivan Sagita. Dengan menggunakan sejarah seni sebagai dasar pendekatan,
selanjutnya pilihan teori utama yang dipakai adalah teori ikonografi dan
ikonologi Erwin Panofsky. Metode penelitian sejarah meliputi, pencarian data di
lapangan dan sumber-sumber pustaka, seleksi dan kritik data, analisis dan
interpretasi data untuk menghasilkan sintesis, selanjutnya penyu- sunan
historiografi atau laporan penelitian sejarah. Hasil penelitian ini berisi,
deskripsi pra iko- nografi yang menerangkan tahap awal aspek ide tekstual,
yaitu menggambarkan sosok wanita tua renta mengambang di langit, terbaring
dengan beralaskan rambutnya yang memanjang melampaui tubuhnya. Nenek itu sedang
dalam proses kematian. Analisis ikonografi menjelas- kan tentang tema dan
konsep. Hal itu mengungkapkan tema fenomena kematian, dengan ru- jukan konsep
dasar tentang kefanaan hidup dan nilai survival eksistensi kehidupan manusia.
Interpretasi ikonologi menjelaskan nilai simbolis pada karya. Melalui
pengalaman kejiwaan dan latar belakang sosial dan kebudayaan seniman, terungkap
bahwa lukisan ini merupakan kristalisasi simbol tentang kontradiksi dalam
eksistensi kehidupan manusia.
Penulis: M. Agus Burhan
Kode Jurnal: jpantropologidd150082