KODE ETIK JURNALISTIKDAN SENSOR DIRI DI KALANGAN WARTAWAN PASCA ORDE BARU DI KOTA MAKASSAR

Abstract: Penelitian ini dimaksudka untuk menganalisis tingkat pemahaman, sikap, dan oenerapan sensor diri dalam melakukan Kode Etik Jurnalistik di kalangan Wartawan Pasca Orde Baru di Makassar. Studi ini dilakukan pada beberapa wartawan media cetak di Makassar. Metode penelitian yakni kualitatif dengan menggunakan kepustakaan dan dokumentasi. Informan ditetapkan dengan cara teknik snowball sampling. Data dianalisis dengan memakai model interaktif dari miles dan Hubermans. Hasil studi ini mengindikasikan vahwa pada umumnya wartawan pasca orde baru di Makassar memiliki pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip penulisan jurlanistik, misalnya kejujuran, akurasi, dan objek-tivitas dalam menjalankan Kode Etik Jurnalistik. Mereka pada umumnya memiliki pandangan yang positif terhadap prinsip-prinsip Kode Etik Jurnalistik dan setuju untuk dilaksanakan. Meskipun sejauh ini dalam kenyataannya prinsip-prinsip tersebut belum dilakukan secara penuh karena beberapa faktor penghambat. Karena itu para wartawan berusaha melakukan Kode Etik Jurnalistik dalam bentuk sensor diri yang diusahakan oleh media itu sendiri, organisasi wartawan PWI dan Aji dewan Pres, dan Pemerintah.
Kata Kunci: Kode Etik Jurnalistik, sensor diri, kejuaraan, akurasi, objektivitas
Penulis: Nahria, Alimuddin Unde
Kode Jurnal: jpkomunikasidd110142

Artikel Terkait :