KEMBALIKAN LAGU ANAK-ANAK INDONESIA: SEBUAH ANALISIS STRUKTUR MUSIK
ABSTRAK: Terlihat ada dua
kutub seni musik yang bertentangan
sekaligus berjalin di dalam masyarakat Indonesia. Yaitu musik sebagai
pengembangan seni di lingkungan tertentu
dan musik sebagai seni komersial. Dari sisi musik komersial, hampir dua
dekade terakhir ini lagu anak-anak
menghilang di media massa. Digantikan oleh lagu orang dewasa. Hal ini tentu
mempengaruhi perkembangan psikologis, fisik, dan mental anak-anak. Secara
teoritik, masalah ini hal ini dapat ditinjau dari produksi musik melalui
pendekatan (1) konfik (hegemoni) dan (2) interpretasi/makna. Penelitian ini
bertujuan untuk membandingkan struktur musik lagu anak-anak dan struktur musik
orang dewasa. Data diambil dari lagu anak-anak dan lagu pop orang dewasa.
Metoda analisis difokuskan pada fitur lagu berdasarkan struktur musik dan
dampaknya. Instrumen kunci dalam penelitian adalah peneliti sendiri dan
instrumen pembantu berupa panduan kodifikasi data. Kemudian mendeskripsikan
unsur-unsur tersebut yang terdapat dalam beberapa lagu anak-anak dan dewasa.
Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan
analisis data dimulai dari tahap memilih dan mengodifikasi data, menganalisis
data sesuai dengan fitur musiknya masing-masing, dan tahap menarik kesimpulan
serta verifikasi. Dari data lagu yang diambil sebagai sampel penelitian,
terlihat bahwa pola ritmis, melodis, interval, tempo, hingga rentang nada belum
laik dinyanyikan oleh anak-anak.
Pemaksaan anak-anak untuk meniru lagu tersebut dapat berakibat fatal seperti
kerusakan pita suara, kram otot rahang. Akhirnya, disarankan agar partisipan
seni, dan juga Demikian juga jaringan infrastuktur seni, harus dapat memiliki
pandangan yang sama dan kuat dalam
pengembangan seni musik di Indonesia, khususnya untuk lagu anak-anak.
Penulis: Ardipal
Kode Jurnal: jpantropologidd150101