Kelompok Sebaya dan Perilaku Makan Menyimpang Remaja SMA di Jakarta
Abstrak: Tulisan ini membahas
hubungan tekanan kelompok sebaya (peer group) terhadap gejala perilaku makan
menyimpang pada remaja SMA di Jakarta. Banyak studi lainyang mengkaji hal
serupa, namun kajian yang membahas permasalahan perilaku makan menyimpang
secara sosiologis masih sangat minim. Ketika studi lain hanya memfokuskan pada
jenis kelamin perempuan saja, dalam tulisan ini jenis kelamin (laki-laki dan
perempuan) digunakan sebagai variabel kontrol. Studi sebelumnya yang hanya
berfokus pada perempuan memiliki kelemahan karena kelompok sebaya tidak hanya
memengaruhi perilaku remaja perempuan, tetapi juga memengaruhi laki-laki. Oleh
karena itu, penulis berargumen bahwa kelompok sebaya dapat memengaruhi munculnya
gejala perilaku makan menyimpang pada remaja SMA di Jakarta, baik pada laki-laki
maupun perempuan. Tulisan ini merupakan hasil studi yang menggunakan metode
kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (stratified
random sampling) sebanyak 235 siswa salah satu SMA negeri di Jakarta. Tulisan
inimengungkapkan bahwa terdapat hubungan antara tekanan kelompok sebaya
terhadap gejala perilaku makan menyimpang pada remaja SMA di Jakarta, di mana
laki-laki lebih terpengaruh oleh pesan (message) dari kelompok sebayanya,
sedangkan perempuanlebih kuat terpengaruh oleh interaksi dan likeability.
Penulis: Rizky Ibrahim Isra
Kode Jurnal: jpsosiologidd160329