KEBERAGAMAAN MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI WILAYAH MINORITAS MUSLIM
Abstract: Pendidikan Tinggi
merupakan bagian dari masyarakat, untuk itu universitas Islam merupakan bagian
dari lingkungan yang mereka diami. Artikel ini mengidentifikasi bagaimana
Pendidikan Tinggi Islam mengakselerasi institusimereka untuk memberi mahasiswa
kesempatan belajar agama di luar kelassehingga mereka memiliki waktu untuk
belajar tidak dalam kondisi formal.Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam
dan pengamatan tidakberpartisipasi. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sorong
merupakan sumberdata utama. Diskusi terarah dilakukan sebagai teknik verifikasi
data untuk kepentingan triangulasi. Artikel ini mendiskusikan dua hal utama
yaitu perayaanmaulid Nabi Muhamamd SAW dan momen Nuzulul Quran. Akhirnya,
artikel ini menyimpulkan bahwa institusi pendidikan tinggi memainkan dua peran yaitu
pendidikan itu sendiri dan pada saat yang sama mereka menjadi pilarkeagamaan
bagi masyarakat.
Penulis: Ismail Suardi Wekke,
Asep Hermawanto, Muhammad Ashrori
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd160019