INTEGRASI KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI DAN DAKWAH: PERSPEKTIF ORGANISASI PRODUKSI

Abstract: Penelitian ini akan menganalisa dinamika integrasi konseling kesehatan reproduksi sebagai aplikasi sains dan agama dalam tataran epistemologis, aksiologis dan ontologis. Oleh karena itu teori-teori pro-kontra sains dan agama, sejarah Islam tentang sains, pendidikan Islam mengenai sains dan agama, tauhid dan sains, sains modern dan kaidah dialektika Hegel dan reaktualisasi tradisi ilmiah Islam akan dipaparkan untuk mendukung  konsep konseling kesehatan reproduksi dan dakwah melalui organisasi produksi dalam praktik media. Melalui pendekatan organisasi produksi yang diproses dengan langkah pra produksi, produksi dan setelah produksi serta distribusi hingga pemasaran untuk ’menangkap’ audiens hingga menjadi pelanggannya ditemukan pemahaman bahwa remaja bisa menjadi konsumen tetap industri praktik media yang dapat membawa dampak positif maupun negatif terhadap pola hidup salah satunya menjaga kesehatan reproduksi. Konseling kesehatan reproduksi berisi dakwah merupakan salah satu langkah aplikatif pengintegrasian sains dan agama sebagai bentuk penangkalan terhadap dampak negatif praktik media terhadap kesehatan reproduksi. Karena generasi yang sehat  salah satunya terbentuk dari kasih sayang perempuan yang sehat.
Keyword: Konseling Kesehatan Reproduksi, Kehamilan Tidak Diinginkan; Sains dan Agama; Organisasi Produksi; Media
Penulis: Fatmawati
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd140302

Artikel Terkait :