Dari Islamisme ke “Premanisme”: Pergeseran Orientasi Gerakan Kelompok Islam Radikal di Era Desentralisasi Demokrasi

Abstract: Tulisan ini disusun berdasarkan studi yang dilakukan untuk mendeskripsikan pergeseranorientasi gerakan kelompok Islam radikal di era desentralisasi demokrasi, serta faktor yangmemengaruhinya: dari “Islamisme” ke arah “premanisme”. Islamisme yang pada awalnyamenjadi isu utama gerakan, kini telah bergeser ke arah penguasaan sumber daya ekonomi.Dengan metode kualitatif, data yang dikumpulkan dari berbagai sumber mengungkapkanbahwa pergeseran orientasi itu merupakan bentuk “metamorfosis” gerakan yang menjadisalah satu kunci kelangsungannya. Model politik patron-klien ala rezim Orde Baru kembalimuncul meski dengan bentuk yang berbeda. Patron yang sebelumnya didominasipenuh oleh pemimpin pemerintahan kini menyebar ke berbagai pihak di ranah lokal yangmemiliki akses dan kontrol terhadap sumber daya ekonomi.
Keywords: clientalism, islamism, premanism, decentralization
Penulis: Nur Kafid
Kode Jurnal: jpsosiologidd160333

Artikel Terkait :