BEKAL UNTUK BERDAKWAH DI PEDALAMAN

ABSTRAK: Ummat Islam dewasa ini, adalah ummat yang keadaannya paling tidak menguntungkan. Terlepas kenyataan bahwa dialah ummat dengan jumlah terbanyak,yang berarti paling besar pula sumber daya manusianya, serta satu-satunya ummat yangmemiliki sumber atau jalan hidup yang paling tidak goyah dibanding dengan ummatummat lainnya di dunia ini. Namun kenyataannya, dialah ummat yang terpecah-pecah kedalam negara-negara dan daerah-daerah yang tidak saling cocok, ditambah dengansekat-sekat yang tercipta oleh berbagai mazhab, golongan serta aliran-aliran, dandiramaikan dengan beragamnya organisasi-organisasi dakwah Islam yang menjadikannya sebagai ummat yang tak mampu mempertahankan diri dari serangan musuh, ummat yangmalah menjadi mangsa semua orang. Alih-alih menjadi ummat yang kuat, yang mampu memproduksi sendiri apa yang dibutuhkan dan diperlukan, ia malah menjadi ummat yang menghadapi berbagai problem kemanusiaan seperti kemiskinan, kelaparan, penyakit, kebodohan, permusuhan, kebencian, moralitas dan lain sebagainya.Melihat kondisi seperti ini, maka sangat bijak dan tepat untuk mengobarkan api semangat dakwah, dimulai dari pedalaman dan dari hal-hal mendasar ummat, dengan semangat juang berlandaskan pada diktum Ilahi yang mengatakan bahwa: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah kondisi suatu kaum kecuali mereka mau mengubah kondisi diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d [13]:11)
Kata Kunci: Berdakwah, Perjuangan, Pengorbanan, Ikhlas, Niat yang Lurus, Peradaban, Tantangan Pemikiran Islam
Penulis: Amin Hasan
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd160186

Artikel Terkait :