ANALISIS ORNAMEN PADA LAGU DANGDANGGULA DEGUNG DALAM TEMBANG SUNDA CIANJURAN
Abstrak: Tulisan ini merupakan
kajian analisis terhadap lagu Dangdanggula Degung ditinjau berdasarkan teori
Dualisme Antagonistik Jakob Sumardjo. Secara tekstual, lagu tersebut memiliki
karakter gagah dan dinamis. Untuk membuktikan pendapat umum (khususnya
komunitas Tembang Sunda Cianjuran) bahwa lagu Dangdanggula Degung memiliki
karakter gagah dan dinamis, maka lagu
tersebut dicoba dianalisis dari sisi penempatan ornamen dan kontur melodinya.
Hasil kajian analisis musikal ini kemudian diinterpretasikan dengan merujuk
pada teori Dualisme Antagonistik Jakob Sumardjo. Berdasarkan interpretasi
tersebut ditemukan sebuah fenomena yang bersifat paradoks sebagai gambaran pola
Tritangtu masyarakat Sunda. Inilah pokok bahasan yang akan diuraikan dalam tulisan ini.
Penulis: Elis Rosliani
Kode Jurnal: jpantropologidd130075