ANALISIS FLYPAPER EFFECT PADA PEMERINTAH DAERAH DI PROVINSI SULAWESI UTARA
ABSTRAK: Otonomi daerah
membawa dampak yang luas terhadap akuntansi pemerintah daerah. Antara lain terpisahnya
kekuasaan pusat yang diserahkan kepada daerah. Meskipun demikian, pemerintah
pusattidak serta-merta melepaskan daerah otonom sepenuhnya. Namun perlu adanya
bantuan-bantuan danatransfer yang diserahkan ke daerah. Salah satu dana
transfer adalah Dana Alokasi Umum yang dapatsecara bebas digunakan oleh
pemerintah daerah baik untuk belanja operasional maupun belanja modal.Dana
Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan suatu pos
pendapatanbagi pemerintah daerah untuk digunakan dalam Belanja Daerah (BD).
Suatu pemborosan dalam BD dapat ditunjukkan melalui suatu fenomena yang disebut
flypaper effect. Dimana DAU lebihberpengaruh signifikan terhadap BD daripada
PAD. Hal ini ditunjukkan dengan menggunakan alatbantu uji statistik regresi
berganda dan menghasilkan adanya pengaruh positif antara DAU dengan BDyang
signifikansinya 0.00 pada α 0.05. Hal ini disebabkan oleh tingkat kemandirian
pemerintah daerah yang tidak bergantung pada PAD dimana fokus pemerintah daerah
bukan pada laba atau menghasilkanpendapatan melainkan pada pelayanan publik.
Kemudian peranan DAU yang lebih pada belanjaoperasional daripada belanja modal
karena tingginya belanja pegawai yang tidak mampu dibiayai oleh Pendapatan Asli
Daerah (PAD). Sifat oportunistik legislatif dan eksekutif membawa kepentingan individu
maupun kelompok ke dalam kepentingan masyarakat daerah memberi pengaruh pada fenomena
flypaper effect.
Penulis: Adventinus Kristanto
Lambut, Sifrid S. Pangemanan, Heince Wokas
Kode Jurnal: jpakuntansidd131440