UJI CEMARAN COLIFORM PADA ICE COFFEE BLENDED YANG BEREDAR DI KECAMATAN SAMARINDA ULU DENGAN MENGGUNAKAN METODE MPN (Most Probable Number)
Abstrak: Minuman Ice Coffee Blended merupakan minuman siap
saji yang populer karena memiliki varian rasa yang sangat diminati masyarakat.
Namun dalam penyajiannya minuman Ice Coffee Blanded kebanyakan ditemukan di
pinggir jalan yang memungkinkan tercemar oleh bakteri golongan
coliform.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat cemaran bakteri
coliform pada minuman ringan Ice Coffee Blended yang beredar di pinggir jalan
kota Samarinda berdasarkan standar BPOM RI.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2014 di Laboratorium
Mikrobiologi dan Bioteknologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Mulawarman Samarinda. Sampel yang digunakan adalah minuman Ice Coffee Blended yang diambil di dua
kelurahan Kecamatan Samarinda Ulu yaitu Kelurahan Gunung Kelua dan Kelurahan
Dadimulya dengan menggunakan metode sampling yaitu Random Cluster Sampling
sejumlah 14 sampel. Pengujian sampel terhadap coliform meliputi uji pendugaan
dan uji penegasan dimana uji penduga mengunakan media LB (Lactose Broth)
sebagai pendeteksi awal keberadaan bakteri coliform dan uji penegas menggunakan
media BGLBB (Brillian Green Lactose Bile broth) sebagai pendeteksi spesifik
keberadaan bakteri coliform. Data penelitian yang diperoleh dianalisis
deskriptif dengan membandingkan nilai standar MPN coliform maksimum BPOM RI,
Nomor HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009.
Hasil penelitian menunjukkan dari ke-14 sampel yang telah diuji, sampel J
memiliki tingkat cemaran tertinggi yaitu 240
MPN/100 ml dengan tingkat pengenceran mencapai , sedangkan sampel dengan
tingkat cemaran terendah yaitu sampel D sebanyak 240 MPN/100 ml dengan tingkat pengenceran terendah
yaitu . Nilai MPN coliform minuman Ice
Coffee Blended melebihi standar yang telah ditetapkan oleh BPOM RI yaitu < 3
MPN/100 ml.
Kesimpulan dari penelitian ini kualitas mikrobiologi minuman Ice Coffee
Blended yang beredar di 2 kelurahan Kecamatan Samarinda Ulu kurang memenuhi
syarat untuk dikonsumsi.
Penulis: Supomo, Eko
Kusumawati, Muhammad Amin
Kode Jurnal: jpkebidanandd160030