SENAM AEROBIK LOW IMPACT INTENSITAS SEDANG TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA
Abstrak: Hipertensi erat
kaitannya dengan umur, lansia mempunya risiko terserang hipertensi. Aktivitas
fisik pada lansia dapat membantu
menurunkan hipertensi, salah satunya adalah senam. Senam aerobik low impact
dapat menurunkan tekanan darah karena akan terjadi rileksasi pada pembuluh-pembuluh
darah. Senam aerobik low impact yang digunakan dalam penelitian ini dengan intensitas sedang. Tujuan penelitian untuk mengetahui
pengaruh senam aerobik low impact intensitas sedang terhadap perubahan tekanan darah
pada lansia dengan Hipertensi di Desa Pilangsari, Potronayan, Nogosari, Boyolali.
Jenis penelitian adalah quasi eksperiment dengan rancangan penelitian one grup
pretest-posttest. Penelitian dilakukan di Desa Pilangsari, Nogosari, Boyolali.
Teknik sampling dengan purposive sampling. Pelaksanaan latihan senam aerobik
low impact selama 2 minggu dengan 6 kali pertemuan yang dimulai pada bulan
Maret 2015. Analisa data menggunakan uji t berpasangan (paired t test). Tekanan
darah sistole sebelum senam aerobik low impact intensitas sedang rata-rata
dengan tekanan darah 152,23 mmHg dan
diastole dengan rata-rata tekanan darah 90,40 mmHg. Tekanan darah sistole
setelah senam aerobik low impact intensitas sedang rata-rata dengan tekanan
darah 141,97 mmHg dan diastole dengan rata-rata
tekanan darah 87,40 mmHg. Hasil analisa data dengan niai t hitung
sistole lebih kecil dari t tabel (13,281 > 1,70 dan nilai hitung diastole
lebih kecil dari t tabel (12,707 > 1,70,
p value dengan nilai = 0,000 yang berarti sangat signifikan. Keeratan
dalam data ini dengan nilai 0,9 yang berarti pengaruh senam aerobik low impact
sangat berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia. Senam aerobik
low impact intensitas sedang berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada
lansia Desa Pilangsari, Nogosari, Boyolali.
Penulis: Nyahmini Ambar Sari,
Siti Sarifah
Kode Jurnal: jpkesmasdd160140