PERLAKUAN AKUNTANSI TERHADAP SISA BAHAN PADA PT. MULTI NABATI SULAWESI
ABSTRACT: Setiap perusahaan
dalam kegiatannya memperoleh laba, tidak luput dari masalah atau kendala yang
dialami selama proses produksi. Permasalahan yang sering timbul pada kegiatan
proses produksi yaitu sisa bahan baku (scrap material). Scrap material adalah
bahan yang mengalami kerusakan di dalam proses produksi. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui perlakuan akuntansi terhadap pemanfaatan sisa bahan baku pada
PT. Multi Nabati Sulawesi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis deskriptif. Data diperoleh melalui studi lapangan. Hasil penelitian
yaitusisa bahan baku pada PT. Multi Nabati Sulawesi terjadi akibat proses
pengolahan bahan baku yang tidak habis menjadi produk utama minyakkelapa, namun
sisa bahan ini berupa COPEX (Copra Expeller) dijadikan produk sampingan berupa
makanan ternak yang disebut bungkil. Perlakuan akuntansi atas sisa bahan baku
yang dijadikan produk sampingan yaitu sebagai pendapatan di luar usaha (other
Income) bukan sebagai pengurang biaya bahan baku pada kegiatan produksi.
Sebaiknya perusahaan melakukan pencatatan jurnal atas pengakuan persediaan sisa
bahan baku COPEX sebagai produk sampingan perusahaan dan melakukan pencatatan
jurnal untuk mengakui penjualan atas produk sampingan sebagai pendapatan di
luar usaha (other Income) serta menyajikan pendapatan atas produk sampingan
tersebut ke dalam laporan laba rugi perusahaan.
Penulis: Irene Amelia Tebae,
Herman Karamoy, Treesje Runtu
Kode Jurnal: jpmanajemendd160856