PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTEK GIZI IBU TERKAIT IODIUM DAN PEMILIHAN JENIS GARAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH PEGUNUNGAN CIANJUR
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan praktek gizi ibu terkait
iodium, serta pola konsumsi pangan sumber iodium dan penggunaan garam beriodium
pada ibu rumahtangga di wilayah pegunungan Cianjur. Desain penelitian ini
merupakan cross sectional, dilakukan pada bulan Mei-Juli 2012 di tiga kecamatan
yang tergolong endemik GAKI (Gangguan Akibat Kekurangan Iodium) di Kabupaten
Cianjur. Subjek adalah ibu rumahtangga sebanyak 153 orang. Data dikumpulkan dengan
metode wawancara menggunakan kuesioner yang telah diujicobakan sebelumnya. Data
kandungan iodium pada garam diperoleh berdasarkan analisis di laboratorium
Balai GAKI, Magelang. Hasil penelitian menunjukkan subjek umumnya tergolong
miskin (73,2%) karena pendapatan/kapita/bulan lebih rendah dari Garis
Kemiskinan Jawa Barat untuk wilayah perdesaan. Pengetahuan gizi ibu terkait
iodium tergolong sedang (skor 64,2). Sikap gizi ibu terkait iodium menunjukkan
sikap yang negatif (skor <75) dan praktek gizi ibu terkait iodium tergolong
rendah (skor 58,3). Jenis pangan sumber iodium yang sering dikonsumsi subjek
adalah ikan asin dan telur. Garam yang dikonsumsi subjek semuanya sudah
mengandung iodium, tetapi hanya 11,1% yang mengandung iodium dalam jumlah
mencukupi (>30 ppm).
Penulis: Leily Amalia, Inke
Indah Permatasari, Ali Khomsan, Hadi Riyadi, Tin Herawati, Reisi Nurdiani
Kode Jurnal: jpkesmasdd150268