Komponen Fitokimia Ekstrak Daun Suren (Toona sinensis) serta Uji Sitotoksisitasnya terhadap Sel Vero dan MCF-7

Abstrak: Daun suren diindikasikan memiliki beragam aktivitas farmakologi seperti antioksidan, antidiabetes, antihiperlipidemia, dan antikanker. Penelitian ini bertujuan menganalisis komponenkomponen ftokimia daun suren secara kualitatif dan kuantitatif, serta menguji aktivitas sitotoksisitasnya terhadap sel vero dan sel kanker payudara MCF-7. Pelarut yang digunakan untuk mengekstraksi daun suren adalah air, etanol 70%, etil asetat, dan n-heksana. Rendemen yang diperoleh untuk pelarut air, etanol 70%, etil asetat, dan n-heksana secara berurutan sebesar 33,54; 34,85; 6,38; dan 1,31%. Komponen ftokimia dalam daun suren meliputi alkaloid, triterpenoid, flavonoid, tanin, fenol, dan steroid. Total fenolik ekuivalen asam galat (GAE) tertinggi terdapat pada ekstrak etanol 70% diikuti oleh ekstrak air, etil asetat, dan n-heksana masing-masing sebesar 101,78; 97,84; 33,24; dan 14,81mg/g GAE. Total flavonoid ekuivalen kuersetin (QE) ekstrak air, etanol 70%, etil asetat, dan n-heksanamasing-masing sebesar 81,14; 53,72; 17,58; dan 6,46 mg/g QE. Uji sitotoksisitas menunjukkan bahwa semua ekstrak daun suren tidak toksik terhadap sel vero dengan nilai IC50 sebesar 463,03 (ekstrak air), 197,88 (ekstrak etanol 70%), 121,09 (ekstrak etil asetat), dan 217,43 µg/ml (ekstrak n-heksana). Nilai IC 50 semua ekstrak daun suren terhadap sel kanker payudara MCF-7 >100 µg/ml. Berdasarkan Natianal Cancer Institute (NCI), nilai ini menunjukkan aktivitas antikanker ekstrak daun suren yang sangat lemah terhadap sel MCF-7.
Kata kunci: Sitotoksisitas, Toona sinensis, sel vero, sel MCF-7, total fenolik, total flavonoid
Penulis: SYAMSUL FALAH, DIDIT HARYADI, POPI ASRI KURNIATIN, SYAEFUDIN
Kode Jurnal: jpfarmasidd150254

Artikel Terkait :