KANDUNGAN L-DOPA DALAM VARIASI PERENDAMAN DAN PEREBUSAN DALAM PROSES PEMBUATAN TEMPE BENGUK
Abstrak: L-Dopa biji koro
benguk sebesar 14,7%, berbeda dengan tempe benguk. Tujuan penelitian adalah
menguji L-Dopa dalam 4 pengolahan tempe benguk yang berbeda. Penelitian tahun
2015 ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan mengamati proses pengolahan
tempe benguk dan menguji L-Dopa dalam fraksi tempe benguk dengan HPLC. Populasi
penelitian adalah seluruh pemilik industri tempe benguk. Sampel penelitian
diambil dengan metode purposif sampling, menentukan 4 industri tempe benguk
yang sering digunakan. Proses pertama dengan satu rebusan 1-1,5 jam dan satu
rendaman (2 hari) mengandung L-Dopa 8425,00 ppm. Proses kedua yaitu rebusan dua
kali 1-1,5 jam dan ulangan rendaman tiga kali (setiap rendaman 1 hari 1 malam)
mengandung L-Dopa 389,42 ppm. Proses ketiga yaitu ulangan rebusan dua kali
(1,5-2 jam) dan rendaman satu kali mengandung L-Dopa 2163,37 ppm. Proses
keempat rebusan satu kali (< 1 jam) dan rendaman satu kali (dua hari)
mengandung L-Dopa tertinggi yaitu 9781,55 ppm.
Penulis: ri Winarni, Yudhy
Dharmawan
Kode Jurnal: jpkesmasdd160071