INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP KEJADIAN HIPOTERMI PADA BAYI BARU LAHIR STUDY KOMPARATIF DESIGN
ABSTRAK: Inisiasi Menyusu Dini
(IMD) yaitu upaya menyusu satu jam pertama kehidupan yang diawali dengan kontak
kulit antara ibu dan bayi. Upaya tersebut dilakukan oleh bayi setelah dipotong
tali pusatnya, bayi merangkak bergerak ke arah payudara, menemukan menjilat dan
mengulum puting, membuka mulut dengan lebar dan melekat dengan baik. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dilaksanakannya IMD dengan benar
terhadap Kejadian Hipotermi. Penelitian ini dilakukan di RB Mujiyem dan RB
Suwinah Kabupaten Boyolali pada periode Januari – Juli 2015 dengan populasi
seluruh ibu bersalin di RB Mujiyem dan RB Suwinah di Kabupaten Boyolali dengan
teknik sampel purposive random sampling dengan kriteria yang telah ditentukan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian Ex-postfacto, dengan desain penelitian
causal comparative research dan menggunakan teknik analisis regresi untuk
mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel atau lebih serta juga untuk
menunjukkan arah hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara IMD yang benar terhadap
Kejadian Hipotermi (nilai R hitung < t tabel (10.811>2,021) dan nilai
probabilitas lebih kecil dari level of significant 5 % Sig. (2-tailed) >
0,05 (0,001<0,05), ada pengaruh antara IMD terhadap Kejadian Hipotermi
(nilai t hitung < t tabel (42.349>2,021) dan nilai probabilitas lebih
kecil dari level of significant 5 % Sig. (2-tailed) > 0,05 (0,001<0,05).
Dengan demikian diharapkan semua bidan melaksanakan IMD disetiap pertolongan persalinan
yang Normal dengan benar tehniknya maka akan didapatkan keselamatan nyawa ibu
dan bayi.
Penulis: Dwi Anita Apriastuti,
Tinah
Kode Jurnal: jpkebidanandd150365