Faktor Dominan Lansia Aktif Mengikuti Kegiatan Posyandu di Dusun Ngentak
Abstrak: Posyandu lansia
bertujuan untuk memantau kondisi lansia di daerah tersebut karena kondisi tubuh
dan proses penuaan dikhawatirkan dapat berakibat tidak baik bila tidak
dipantau. Namun tidak semua lansia mampu aktif mengikuti kegiatan posyandu oleh
berbagai faktor. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan
dengan keaktifan lansia mengikuti kegiatan posyandu. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif,menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitia ini sebanyak
155 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, responden pada
penelitian sebanyak 75 orang. Analisa data menggunakan uji chi square dan
regresi logistik. Hasil uji chi square pada penelitian ini menunjukkan variabel
yang memiliki hubungan dengan keaktifan lansia yaitu variabel dukungan keluarga
(p=0,001), pelayanan kader (p=0,000) dan pelayanan petugas kesehatan (p=0,000).
Sedangkan yang tidak memiliki hubungan dengan keaktifan lansia yaitu variabel
pekerjaan (p=0,570) serta jarak dan akses (p=1,000). Hasil uji logistik
menunjukkan bahwa variabel pelayanan kader memiliki hubungan yang paling
dominan dengan keaktifan lansia. Kesimpulan faktor-faktor yang memiliki
hubungan dengan keaktifan lansia mengikuti kegiatan posyandu yaitu dukungan keluarga,
pelayanan kader dan pelayanan petugas kesehatan. Disarankan kader harus lebih
giat lagi untuk melakukan sosialisasi pada lansia mengenai posyandu dan jumlah
kader ditambah.
Penulis: Dita Anggraini,
Zulpahiyana, Mulyanti
Kode Jurnal: jpkebidanandd150364