Gambaran Leukosit dan Histologi Hepar, Ren, dan Lien Mencit BALB/c (Mus musculus) yang Terinfeksi Virus Dengue 3 (DEN-3) dengan Imunohistokimia
ABSTRAK: Pengamatan efek
infeksi virus dengue 3 (DEN-3) terhadap leukosit dan histologi dari organ dalam
(hepar, ren dan lien) dilakukan untuk mendukung pengembangan vaksin dan
antiviral virus DEN 3. Penelitian dilakukan pada mencit BALB/c dengan
pertimbangan mencit merupakan hewan coba yang secara anatomi dan fisiologi
mirip dengan manusia dan hewan ini relatif mudah ditangani dan mudah berkembang
biak. Untuk serotipe virusnya dipakai serotipe DEN-3, karena serotipe ini
merupakan serotipe yang dominan (50 % kasus DBD di Indonesia disebabkan oleh
serotipe ini) dan banyak berhubungan
dengan kasus berat. Pada pengamatan histopatologi hepar mencit perlakuan
menunjukkan adanya keadaan patologis berupa nekrosis, degenerasi melemak pada
hepatosit, infiltrasi limfosit disertai perdarahan dan banyak sel binukleat.
Pada ren mencit perlakuan terdapat infiltrasi limfosit, degenerasi melemak dan
perdarahan. Pada lien mencit perlakuan menunjukkan pulpa merah yang lebih luas
dan eritrosit dengan jumlah lebih banyak dibanding lien mencit kontrol. Pada
organ-organ mencit kontrol tidak ditemukan keadaan patologis seperti mencit
perlakuan. Virus dengue 3 (DEN-3) dapat ditemukan pada darah (leukosit) dan
organ-organ mencit (hepar, ren dan lien). Pada pengamatan histopatologi hepar,
ren dan lien mencit perlakuan menunjukkan adanya keadaan patologis diantaranya
berupa nekrosis, degenerasi melemak, infiltrasi limfosit dan perdarahan. Design
penelitian ini adalah eksperimental. Pengamatan yang dilakukan antara lain :
keberadaan antigen dengue pada darah (leukosit) dan organ (hepar, ren dan lien)
beserta perhitungan infection rate-nya, dan histopatologi organ (hepar, ren dan
lien). Infeksi dilakukan secara intra vena. Keberadaan antigen dengue diamati
dengan metode Imunohistokimia (IHC). Pengamatan histopatologi dilakukan dengan
pewarnaan Hemotoxylin Eosin. Penelitian untuk keberadaan antigen dengue,
membuktikan bahwa virus DEN-3 dapat ditemukan pada darah (leukosit) dan
organ-organ mencit (hepar, ren dan lien). One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
digunakan untuk melihat data terdistribusi normal atau tidak. Hasilnya
menunjukkan nilai p=0,289, ini menunjukkan data rerata infection rate
terdistribusi normal (p>0,05), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji
Oneway anova untuk melihat ada tidaknya perbedaan yang signifikan diantara
data. Hasil Anova menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada rerata
infection rate leukosit (p=0,045; p<0,05). Perhitungan infection rate pada
darah mencit yang dianalisa menggunakan Multiple Comparisons Post Hoc,
diperoleh hasil perbedaan paling signifikan terlihat pada rerata infection rate
hari ke 10 p.i. (pasca infeksi) dengan rerata infection rate hari ke 13 p.i.
(p=0,007), ini menunjukkan rerata infection rate paling tinggi terlihat pada
hari ke 10 p.i. dan paling rendah pada hari ke 13 p.i.
Penulis: Dewi Sulistyawati dan
Sitti Rahmah Umniyati
Kode Jurnal: jpkesmasdd160110