Formulasi dan Uji Penetrasi In Vitro Sediaan Gel Transfersom Mengandung Kofein sebagai Antiselulit
Abstrak: Transfersom merupakan
vesikel nano yang bersifat deformabel sehingga mampu berpenetrasi sampai ke
lapisan kulit yang lebih dalam. Kofein memiliki khasiat sebagai antiselulit. Penelitian
ini bertujuan untuk formulasi dan mengetahui kemampuan daya penetrasi gel
transfersom kofein dibandingkan dengan gel kofein tanpa transfersom. Empat
formula transfersom dibuat dengan konsentrasi kofein yang berbeda (1; 2; 3; 5%)
menggunakan metode hidrasi lapis tipis. Suspensi formula 4 dengan ukuran
partikel 202,35 nm, indeks polidipersitas 0,1090 dan efsiensi jerapan 58,91% dipilih
untuk sediaan gel. Uji penetrasi dilakukan secara in vitro dengan sel difusi
Franz. Hasil yang diperoleh adalah jumlah kumulatif kofein yang terpenetrasi
dari gel transfersom lebih tinggi yaitu 1218,34+358,71 µg cm-2, persentase
jumlah kumulatif 8,53+2,55% dan fluks 360,91+86,50 µg cm-2jam-1. Sementara gel
kofein tanpa transfersom memiliki jumlah kumulatif terpenetrasi 369,29+231,57
µg cm-2, persentase jumlah kumulatif 2,61+1,37% dan fluks 70,96+73,39 µg cm-2
jam-1. Dapat disimpulkanbahwa gel transfersom kofein menghasilkan daya
penetrasi yang lebih baik dibandingkan gel kofein tanpa transfersom.
Penulis: RINI SUGIYATI,
ISKANDARSYAH, JOSHITA DJAJADISASTRA
Kode Jurnal: jpfarmasidd150260