Biosorpsi Cu(II) oleh Limbah Padat Kayu Aren (Arenga pinnata) Teraktivasi
ABSTRAK: Penggunaan adsorben
dari bahan organik (biosorben) akhir-akhir ini sangat banyak dikembangkan
sebagai biosorpsi logam berat. Limbah kayu aren dari pohon aren (Arenga
pinnata) yang digunakan untuk industri soon mengandung bahan organik berupa
pati, lignin dan serat selulosa baik terlarut maupun partikel tersuspensi.
Biosorben yang berupa limbah padat kayu aren setelah diaktivasi dapat
menurunkan kadar logam Cu(II) adalah 46,43 % pada pH optimum 6 atau 7 dengan
waktu kontak maksimum 48 jam. Biosorpsi logam Cu(II) mengikuti pola adsorpsi
isoterm adsorpsi Langmuir dan Freundlich. Berdasarkan analisis spektrofotometri
Infra Red (FTIR) bahwa gugus aktif yang berikatan dengan ion logam Cu(II)
adalah gugus karbonil (C=O) dari hemiselulosa dan lignin sedangkan gugus OH
berasal dari selulosa dan lignin. Metode yang akan digunakan eksperimen, dengan
sistem batch. Limbah kayu aren yang diperoleh dibersihkan dan dicuci dengan
akuades serta diayak dengan ukuran 100 mesh dan dipanaskan pada 105 oC selama 3
menit. Aktivasi biosorben menggunakan HNO dan NaOH. Untuk kemampuan maksimum
biosorpsi dilakukan variasi waktu kontak 3 dan konsentrasi. Karakterisasi
biosorben dianalisis menggunakan spektrofotometri Infra Red (FTIR) dan untuk
mengetahui karakteristik biosorpsi ion logam berat oleh biosorben melalui uji
isoterm adsorpsi Langmuir dan isoterm adsorpsi Freundlich.
Penulis: Dian Kresnadipayana,
Reny Pratiwi dan Susan Primadevi
Kode Jurnal: jpkesmasdd160113