Aktivitas Antimikroba Minuman Probiotik Sari Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) Terhadap Escherichia coli dan Shigella dysenteriae
ABSTRAK: Probiotik merupakan
mikroorganisme hidup yang jika dikonsumsi dalam jumlah cukup dapat memberikan manfaat
kesehatan untuk inangnya. Jambu biji merah (Psidium guajava L) merupakan salah
satu jenis buah yang banyak dihasilkan di Indonesia yang mengandung monosakarida
berupa fruktosa dan glukosa yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini melakukan
uji aktivitas antimikroba minuman probiotik sari jambu biji merah terhadap
bakteri saluran pencernaan yaitu Escherichia coli dan Shigella dysenteriae.
Metode penelitian meliputi penapisan fitokimia, pembuatan minuman probiotik,
pengujian kualitas dan uji aktivitas. Hasil penapisan fitokimia buah jambu biji
merah menunjukan adanya flavonoid, tanin serta polifenol. Minuman probiotik
dibuat menjadi 2 formula. Formula 1 (F1) tanpa penambahan susu skim dan formula
2 (F2) dengan penambahan susu skim konsentrasi 7,5%. Keduanya menggunakan
kombinasi starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus
(1:1). Pengujian kualitas minuman probiotik meliputi organoleptik (bentuk,
warna, aroma, rasa), nilai pH serta uji kualitatif dan kuantitatif asam laktat.
Hasil pengujian menunjukan kadar asam laktat dan nilai pH untuk F1 dan F2
berturut-turut adalah 1,65%; 1,98%; 4,98; 4,20. Pengujian aktivitas minuman
probiotik menggunakan metode Angka Lempeng Total (ALT). F1 menghasilkan
pengurangan jumlah populasi Escherichia coli sebesar 7,55% pada jam ke 0 dan
26,61% pada jam ke 72, Shigella dysenteriae sebesar 8,26% pada jam ke 0 dan
28,34% pada jam ke 72. Pada F2 menghasilkan pengurangan jumlah populasi
Escherichia coli sebesar 10,43% pada jam ke 0 dan 31,65% pada jam ke 72,
Shigella dysenteriae sebesar 11,41% pada jam ke 0 dan 35,43% pada jam ke 72. F2
merupakan formula terbaik dalam mengurangi 2 populasi bakteri uji pada pengenceran
107 cfu/mL.
Penulis: Mira Andam Dewi,
Soraya Riyanti, Dewi Ganggi
Kode Jurnal: jpfarmasidd150265